Pages

Kamis, 15 November 2012

AKU DAN STATISTIKA

pertama kali masuk di FSM jurusan Statistika di Universitas Diponegoro, aku dapet tugas dari kakak-kakak HIMASTA nulis essay tentang Statistika. Nah kayak gini nih essaynya, mohon dimaklumi lah yaa kalo isinya masih acak-acakan, namanya juga masih amatiran :D monggo dibacaaa ...





            Banyak masyarakat yang masih awam dengan pekerjaan seperti apa yang bisa digeluti seorang lulusan dari Program Studi Statistik. Wajar saja, karena ilmu yang dipelajari di Program Studi ini bisa dibilang special, karena program ini merupakan turunan dari ilmu matematika yang membahas tehnik pengorganisasian data agar data tersebut dapat “dibaca” dan dipergunakan untuk perkembangan berbagi bidang.  
Di sekitar kita banyak sekali kebutuhan akan data yang harus diolah dan disajikan dalam bentuk analisa yang berguna bagi kemajuan bahkan peramalan keadaan masa depan. Untuk itulah ilmu statistika hadir untuk berperan sebagai sarana pembangunan terutama bidang pemerintahan dan sosial.
Lulusan dari Program Studi S1 Statistik akan disebut sebagai seorang STATISTISI atau dalam bahasa Inggrisnya adalah Statistician. Dimana mereka adalah orang yang memiliki kemampuan baik teori maupun aplikasi ilmu statistik.
Pada dasarnya pengertian statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan menginterpretasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data, ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
            Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi) maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.
Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.
Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.
Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.
            Peranan statistika dalam berbagai sektor kehidupan itulah yang awalnya memotivasi saya untuk bisa melanjutkan pendidikan di jurusan statistika. Karena memang saya agak lemah dalam bidang hafalan maka saya lebih tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke bidang studi yang mungkin lebih banyak hitung-menghitung saja (misalnya statistika dan matematika).
            Akhirnya saya menempatkan jurusan statistika di tempat pertama saat saya mendapat kesempatan mengikuti SNMPTN Jalur Undangan dari sekolah. Saya memilih UGM dan Undip saat itu. Tapi saat itu saya belum beruntung, saya tidak lolos SNMPTN Jalur Undangan.
            Tak dapat saya pungkiri, kekecewaan memang sangat saya rasakan saat itu. Namun saya tersadar, saya harus bangkit. Masih ada jalan lain untuk menggapai keinginan saya tersebut. Saya tidak boleh terus-terusan terpuruk dalam kekecewaan.
            Akhirnya SNMPTN Jalut Tertulis pun tiba, dan saya kembali menempatkan jurusan statistika di tempat pertama. Tapi kali ini saya tak memilih Undip. Jujur saya memang sangat ingin melanjutkan pendidikan di UGM. Namun untuk yang kedua kalinya, keberuntungan belum memihak kepada saya. Kali ini saya juga merasakan kekecewaan. Malah lebih parah daripada sebelumnya. Perasaan iri terhadap teman yang telah lolos SNMPTN Jalur Tertulis pun ada, bahkan saya sampai sedikit menghindar dan menutup diri dari mereka.
            Namun begitu, dukungan yang luar biasa diberikan oleh orang tua dan keluarga. Hingga akhirnya saya mengikuti Ujian Mandiri di Undip dan akhirnya saya diterima di pilihan pertama, yaitu statistika. Saya sangat bersyukur dapat diterima di Undip. Semoga saja saya bisa mengikuti pembelajaran dengan baik.
            Manfaat statistika dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam sebagai contoh sederhana:
  • Bagi ibu-ibu rumah tangga mungkin tanpa disadari mereka telah menerapkan statiska. Dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan keluarganya sering melakukan perhitungan untung rugi, berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan setiap bulannya untuk uang belanja, listrik, dll.
  • Sebagai mahasiswa, selain statistika dipelajari secara formal sebenarnya kita sudah menggunakannya dalam perhitungan indeks prestasi.
  • Dalam dunia bisnis, para pemain saham atau pengusaha sering menerapkan statistika untuk memperoleh keuntungan. Seperti peluang untuk menanamkan saham.
  • Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll.
Jadi statistika sebenarnya sangat penting bagi kita, dapat berguna dalam menentukan keputusan meskipun kadangkala penggunaannya tidak kita sadari.
Peluang kerja Sarjana Statistika pun bisa dibilang sangat luas, karena statistisi dibutuhkan di berbagai sektor kehidupan. Sarjana Statistika dapat bekerja di bidang pemerintahan, perbankan, komputer, riset dan pengembangan, akademik, industri pengolahan data, aktuaris, dan masih banyak lagi.
            Dari uraian mengenai prospek kerja yang ada untuk Sarjana Statistik tersebut, pantaslah berbangga hati menjadi bagian dari Fakultas Sains dan Matematika Jurusan Statistika. Mengingat lapangan pekerjaan yang luas, tidak hanya menjadi pegawai di suatu peusahaan atau instansi saja, namun juga bisa membuka lapangan pekerjaan.